Jumat, 19 Agustus 2011

5 Pertanyaan yang Tidak Ingin Dijawab Si Dia


MEMANG sebaiknya Anda tidak perlu terlalu membatasi diri untuk membicarakan topik apapun dengan pasangan Anda. Bersikaplah terbuka, dengan komunikasi yang positif tentu amat baik dalam mempertahankan hubungan. Berbagi rasa dan pendapat juga hal yang lazim dan bahkan wajib dalam membina hubungan

Namun, bagi kita, wanita, berbincang berarti mengatakan "apa saja". Apa yang kita pikirkan dan kita rasakan, rasanya tidak aneh untuk dibagi bersama orang terdekat. Bagi sesama wanita, adalah hal yang sangat biasa membicarakan apa yang sedang terlintas di pikiran kita, dan jika perlu membahasnya secara detail dan mendalam dengan orang yang kita percaya, pasangan kita. Ya, berbicara adalah salah satu hal yang senantiasa penting bagi kita untuk menjalin kedekatan. Karena kita, wanita, terbiasa untuk "berbagi" dengan berbicara dan mendengar.

Sayangnya, hal ini tidak selalu sama dengan saat kita berhadapan dengan pasangan kita, entah itu pacar atau suami kita. Ada beberapa hal, baik itu pertanyaan maupun pernyataan yang mereka anggap "sulit" untuk mereka jawab. Ada beberapa topik yang perlu dipertimbangkan apa dampaknya bagi kita, karena sebenarnya pasangan kita pun teramat bingung dan serba salah menjawab pertanyaan kita 

Dalam hal ini, pria biasanya mempertimbangkan tiga hal. Keraguan mereka untuk menjawab pertama datang dengan pertimbangan bahwa apakah jawabannya nanti akan menimbulkan "pertengkaran", lalu apakah ego-nya akan terlukai, dan apakah "pilihan jawabannya" nanti akan melukai perasaan "orang yang berharga baginya", Anda.

Mensensor diri Anda di depan pasangan juga bukanlah hal baik, namun untuk "lima pertanyaan sederhana berikut" alangkah baiknya jika Anda tetap menyimpannya untuk diri Anda ketimbang berulangkali mengemukakannya pada pasangan Anda.

Menurut sheknows.com, berikut lima hal tersebut:

1. "Aku tak peduli, mari lakukan apa yang kau inginkan saja."
Saat bersama Anda, pasangan Anda tentu ingin tahu segala selera Anda. Maka utarakanlah pilihan Anda, ketimbang mengizinkan dia memilih dan menentukan sendiri apa yang Anda berdua lakukan. Pasangan Anda akan menghargai pilihan Anda, karena seringkali, baginya, akan sangat menarik untuk melakukan hal yang dapat membuat Anda senang. 

2. "Aktor itu tampan sekali, kan?"
Wah, bisa Anda bayangkan apa yang pasangan kita pikirkan, jika kita lontarkan "pendapat reflek" kita itu. Bahkan kita sendiri juga tidak suka "berkompetisi" dengan wanita yang nampak cantik dan sempurna, bukan? Simpanlah rasa kekaguman pada sosok yang amat memesona Anda itu untuk Anda sendiri. Ada baiknya juga Anda mengucapkan kata kekaguman itu pada pasangan Anda saat ia telah bersikap amat baik pada Anda, membantu pekerjaan Anda misalnya.

3. "Menurutmu akankah ini membuatku terlihat gemuk?"
Saat kita tengah mencoba pakaian, pertanyaan ini kerap kali kita utarakan. Namun seringkali pasangan kita bingung menjawab pertanyaan tersebut. Di satu sisi, kita akan kecewa jika tanggapan dari pasangan kita tak seperti "yang kita harapkan". Pria pun, sebenarnya, memikirkan akankah kita kecewa jika ia menjawab "apa adanya".  


4. "Menurutmu apakah dia cantik?"
Akan sangat menyusahkan untuknya menjawabnya. Mungkin kita sendiri sudah tahu jawabannya. Selain itu, seperti kita, setiap pria punya gambaran wanita sempurna jika berkenaan dengan kecantikan fisik. Agar Anda tidak kecewa, sebaiknya Anda tidak menanyakan hal ini, kecuali jika pasangan Anda memang dengan terang-terangan memperhatikan "secara berlebihan" wanita lain saat bersama Anda.    

5. "Apa yang kamu pikirkan?"
Ada sebuah jawabab jujur yang mungkin akan teman lelaki Anda katakan setelah anda tanya hal berikut ini, "Percayalah, kau bahkan tak akan ingin tahu." Bukankah ada baiknya membiarkan sebagian hal dari dirinya tetap misterius bagi Anda?

 http://www.lintas.me/go/4e4c494c60e53704f100bee3/suaramerdeka.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar